Apa Itu Depresi, Kenapa Rentan Meningkatkan Risiko Bunuh Diri?

Sekian hari paling akhir, dunia hiburan tanah air bahkan juga dunia sudah di buat berduka atas kepergian Oka Mahendra bekas kekasih Awkarin atau yang paling baru yaitu Chester Bennington. Tentang Oka, terlebih dulu sentar berita kalau ia wafat dunia karna bunuh diri. Tetapi rupanya, berita ini tidak bisa dibenarkan karna nyatanya Oka wafat sesudah alami sakit.

Disamping itu, tentang Chester, ia wafat dunia karna memanglah bunuh diri. Berita yang ada mengatakan kalau pria ini nekat akhiri hidupnya karna depresi. Ya, diambil dari situs webmd. com, depresi yaitu awal dimana beberapa orang pada akhirnya gelap hati lalu mengambil keputusan akhiri hidupnya sendiri.

Apa Itu Depresi?
Depresi adalah masalah kesehatan mental yang berlangsung sekurang-kurangnya sepanjang dua minggu atau lebih. Depresi dapat memengaruhi alur fikir, perasaan, situasi hati serta langkah seorang untuk hadapi aktivitasnya keseharian. Banyak pasien depresi yang terasa sedih berkelanjutan, putus keinginan, tidak miliki motivasi, tidak suka makan, tidak dapat tidur (insomnia) sampai menyalahkan sendiri.

Beberapa dari kita mungkin saja juga akan berasumsi kalau depresi dapat pulih dengan sendirinya seiring waktu berjalan. Kita bahkan juga berasumsi kalau depresi yaitu keadaan yang tidak butuh sangat di kuatirkan.

Tetapi janganlah salah Ladies, depresi dampaknya begitu beresiko. Bahkan juga, banyak orang yang alami depresi hidupnya selesai tragis seperti nekat lakukan bunuh diri. Menurut catatan WHO, sekurang-kurangnya ada 350 juta orang didunia yang alami depresi. 800 ribu salah satunya dinyatakan wafat dunia karna bunuh diri.

Depresi Buat Hidup Merasa Makin Berat
Ketegangan situasi hati yg tidak nyaman, seringkali juga akan buat seorang terasa hidupnya sangat berat. Seringkali juga, hal semacam ini juga akan membuatnya terasa begitu tertekan, diselimuti rasa ketakutan serta dorongan kuat untuk merampungkan problemnya lewat cara cepat yakni bunuh diri.

Tentang depresi sendiri, terdapat banyak penyebabnya yang paling umum berlangsung. Penyebabnya itu diantaranya alami peristiwa tragis, jadi korban bullying, hamil atau melahirkan, problem keuangan, problem jalinan dengan pasangan, keluarga serta teman dekat, trauma di waktu kecil, kehilangan seorang yang demikian dekat serta ketergantungan pada obat terlarang (narkotika).
Bagaimana Tanda dari Depresi?
Terdapat beberapa tanda yang dapat diliat dari seorang yang alami depresi. Tanda itu diantaranya, kehilangan selera untuk makanan kegemaran atau hoby, seringkali sedih, seringkali kuatir, terasa hidup tidak ada keinginan, terasa begitu bersalah, tak ada motivasi hidup, gampang menangis, murung, semakin banyak berdiam diri di kamar, tidak ingin bersosialisasi dengan orang yang lain, jadi pendiam, gampang geram serta begitu peka.

Untuk tanda fisik diantaranya yaitu tubuh senantiasa terasa capek, sakit semua badan, lemah, lesu, lambat dalam melakukan aktivitas, tidak konsentrasi, tidak selera untuk lakukan jalinan intim, sakit kepala berkelanjutan, desakan darah tinggi, alami kram serta ada masalah pencernaan.

Bagaimana juga, depresi adalah satu keadaan yang begitu beresiko. Butuh hati yang sabar, fikiran yang terbuka dari sendiri juga support positif dari beberapa orang sekitaran supaya depresi dapat dihindari atau diobati. Mengaplikasikan gaya hidup sehat serta menentramkan fikiran lewat yoga dan refreshing juga butuh dikerjakan untuk mencegah resiko depresi.