Pengertian Likuiditas Bank

Pengertian likuiditas bank yaitu kemampuam bank untuk penuhi kewajibannya, terlebih keharusan dana periode pendek.

Pengertian Likuiditas Bank
Foto Ilustrasi Pengertian Likuiditas Bank via RadenWinata.com

Menurut Joseph E Burns likuiditas bank terkait dengan kekuatan satu bank untuk mengumpulkan beberapa spesifik dana dengan cost spesifik dan juga dalam periode waktu spesifik.

Melindungi posisi likuiditas bank supaya senantiasa ada pada posisi yang ditetapkan bank sentral ;

Mengelola alat-alat likuid supaya senantiasa bisa penuhi semuanya keperluan kontan flow, termasuk juga keperluan yg tidak diprediksikan, umpamanya penarikan yang mendadak pada beberapa giro atau juga deposito berjangka yang belum jatuh tempo ; Enakat mungkin saja mengecilkan ada idle funds.

Kiat Mengamankan Likuiditas

Untuk melindungi posisi likuiditas dan juga proyeksi cashflow supaya senantiasa ada dalam posisi aman, terlebih dalam keadaan tingkat bunga berfluktuasi, sebagian kiat yang bisa diperkembang oleh bank seperti berikut (Raflus Rax, 1996) :

Perpanjang jatuh tempo semuanya keharusan bank, terkecuali apabila tingkat bunga condong alami penurunan ;
Lakukan diversifikasi sumber dana bank ;
Melindungi keseimbangan periode waktu asset dan juga keharusan :
Melakukan perbaikan posisi likuiditas diantaranya mengalihkan asset yang kurang marketable jadi lebih marketable.

Bank dikira likuid jika :
Mempunyai beberapa likuiditas/memegang alat-alat likuid, kontan assets (duit kas, rekening pada bank sentral dan juga bank yang lain) sama juga dengan jumlah keperluan likuiditas yang diprediksikan.
Mempunyai likuiditas kurang dari keperluan, namun bank mempunyai surat-surat bernilai yang selekasnya bisa diarahkan jadi kas, tanpa ada alami kerugian baik sebelumnya/setelah jatuh tempo.
Mempunyai kekuatan untuk peroleh likuiditas lewat cara membuat duit, umpamanya pemakaian sarana diskonto, call money, penjualan surat bernilai dengan repurchase agreement (repo)

Likuiditas dengan cara spesial untuk :
Tutup jumlah RP (cadangan minimal)
Membayar chek, giro berbunga, tabungan dan juga deposito berjangka punya nasabah yang diuangkan kembali ;
Sediakan dana credit yang disuruh calon debitur sehat, sebagai bukti kalau mereka tak menyimpang dari aktivitas paling utama bank yakni pemberian credit.